Articles in Category: Berita

Upacara Memperingati Hari Kartini ke- 140 di Pengadilan Negeri Magelang Kelas IB

on Monday, 22 April 2019. Posted in Berita

Upacara Memperingati Hari Kartini ke- 140 di Pengadilan Negeri Magelang Kelas IB

 

[Magelang, 22 April 2019] Pengadilan Negeri Magelang Kelas IB Melaksanakan Upacara memperingati Hari Kartini yang jatuh tanggal 21 April 2019 di laksanakan pada 22 April 2019 di Halaman Gedung Pengadilan Negeri Magelang. Upacara diikuti oleh para Hakim, Pejabat Struktural, Fungsional serta seluruh karyawan-karyawati Pengadilan Negeri Magelang Kelas IB serta Perwakilan Dharmayukti Karini Cabang Kota Magelang; dimana Seluruh petugas upacara adalah Hakim dan Pegawai Pengadilan Negeri Magelang  dari petugas lapangan sampai Pembina upacara semua adalah Wanita. Hal ini dimaksudkan untuk menumbuhkan rasa tanggung jawab sebagai wanita Indonesia penerus perjuangan Raden Ajeng Kartini.

Peringatan Hari Karitni ke-140 yang bertema “Dengan Semangat Kartini Kita Wujudkan Kualitas Keluarga untuk Jawa Tengah Maju dan Berdikari”

Bertindak Sebagai Inspektur Upacara Ibu Yamti Agustina, S.H. dengan Komandan Upacara Ibu Roch Soeprijati, S.H. dan Ibu Wiwik Utami sebagai Pembawa Acara

Ibu Dariyanti selaku Petugas membacakan sejarah singkat Raden Ajeng Kartini. Beliau menjelaskan bahwa tanggal 21 April 1879 Raden Ajeng Kartini dilahirkan di Jepara(Jawa Tengah), Apa yang sudah dilakukan RA Kartini sangatlah besar pengaruhnya kepada kebangkitan bangsa ini. Mungkin akan lebih besar dan lebih banyak lagi yang akan dilakukannya seandainya Allah memberikan usia yang panjang kepadanya. Namun Allah menghendaki lain, ia meninggal dunia di usia muda, usia 25 tahun, yakni pada tanggal 17 September 1904, ketika melahirkan putra pertamanya.

Inspektur Upacara menyampikan amantnya bahwa Memperingati Hari Kartini pada hakekatnya adalah mengenang semangat, kebesaran jiwa, dan ketulusan hati Raden Ajeng Kartini  dalam memperjuangkan kesamaan dan kesejajaran kaum perempuan dengan laki-laki. Emansipasi yang disuarakan oleh kartini, sebenarnya lebih menekankan pada tuntutan agar perempuan saat itu memperoleh pendidikan yang memadai, menaikkan derajat perempuan yang kurang dihargai, dan kebebasan dalam berpendapat.

Semangat kartini menjadi teladan bagi perempuan indonesia. Namun yang harus kita ingat, bahwa dalam memperjuangkan kesetaraan gender tidak melupakan kodratnya sebagai perempuan. Dalam hal ini harus dipahami bahwa makna emansipasi yang benar adalah perjuangan kaum perempuan demi memperoleh hak memilih dan menentukan nasib sendiri.

Oleh karena itu, peringatan hari kartini tahun ini harus lebih dititik-beratkan pada introspeksi diri, melihat ke dalam diri kita, terutama kaum perempuan, apakah telah berbuat sesuai dengan ajaran raden ajeng kartini, dimana bukan hanya mengutamakan keterampilan saja, melainkan tetap menempatkan dirinya sebagai perempuan yang harus membina keluarga dan mendidik putra-putrinya. Para Ibu memiliki kewajiban untuk meneruskan jiwa dan semangat Raden Ajeng Kartini kepada anak-anaknya, sehingga kelak akan muncul Kartini-Kartini masa depan yang akan mengangkat harkat dan derajat kaumnya, serta bersama-sama dengan kaum laki-laki membina keluarga dan membangun masyarakat, bangsa, dan negara. 

Bagi perkembangan bangsa, peran perempuan perlu diperhatikan tidak hanya dari keberadaannya saja, tetapi juga kualitas perannya.

Sasaran program pemberdayaan perempuan seyogianya diarahkan untuk mengembangkan dan mematangkan berbagai potensi yang ada pada diri perempuan yang memungkinkan dirinya dapat memanfaatkan hak dan kesempatan yang sama dengan laki-laki terhadap sumberdaya pembangunan. Namun demikian, kita pun harus menyadari bahwa permasalahan kaum perempuan sangat kompleks dan mencakup berbagai aspek, yaitu aspek kesehatan, pendidikan, sosial, budaya dan politik, serta masih adanya kesenjangan dan marjinalisasi.

Keterlibatan perempuan dalam kancah publik merupakan aspek penting dalam percepatan pencapaian kesetaraan dan keadilan gender. Berpartisipasinya perempuan dalam bidang tersebut diharapkan mampu mengakses berbagai sumberdaya pembangunan sehingga dapat menyuarakan aspirasi dan hak-haknya.

Oleh karena itu, maka kualitas diri perlu terus menerus diasah dan ditingkatkan, sehingga eksistensi keberhasilan perempuan akan dipandang oleh organisasinya sebagai suatu hal yang sudah sepantasnya didapat. Untuk itu, asah dan tingkatkan potensi, serta jaga citra diri yang baik, karena pencitraan diri yang baik akan mencerminkan kualitas organisasi. Selain itu, jaga keseimbangan antara kualitas intelektual dengan kualitas emosional, serta tetaplah menjaga sikap lembut, bijaksana, penuh kasih sayang, dan penyabar. Saya yakin bahwa dengan tetap menjaga pencitraan diri yang baik, maka berimplikasi pada citra organisasi yang baik, dan tentu saja hal tersebut akan membantu dalam pencapai tujuan yang diharapkan.

Upacara ini dilaksanakan pukul 08.00 WIB sampai dengan selesai dan berlangsung dengan khidmat dan lancar.

Setelah upacara berakhir, dilanjutkan dengan Foto bersama kemudian berkumpul di Ruang Terbuka Pengadilan Negeri Magelang guna mendengarkan pengumuman busana terfavorit serta busana terheboh dalam memperingati hari Kartini pada tahun ini

Selamat Memperingati Hari Kartini ke 140, perjuanganmu takkan sia-sia, karena sekarang banyak muncul Kartini-kartini muda yang hebat sebagai penerus perjuanganmu

Rapat Bulanan Pengadilan Negeri Magelang Kelas IB Bulan Maret 2019

on Friday, 29 March 2019. Posted in Berita

Pada hariJum’at tanggal 29 Maret 2019 sekira pukul 14.04 WIB bertempat di Ruang Sidang Garuda pada Kantor Pengadilan Negeri Magelang Kelas IB, telah diadakan rapat Bulanan untuk bulan Maret 2019, Rapat yang langsung dipimpin oleh Ketua Pengadilan Negeri Kelas IB, Bapak MUHAMMAD DJOHAN ARIFIN, S.H. ini sebagai tindak lanjut dari rapat berjenjang yang merupakan standar dalam system Akreditasi penjaminan mutu dan reformasi birokrasi, pada rapat hari itu Ketua Pengadilan didampingi oleh Wakil Ketua Pengadila Negeri Magelang Ibu SRI HARSIWI, S.H., M.H. , Panitera Ibu SRI YUDITIANI, S.Hdan Sekretaris Bapak SUATMADI, S.H,  dan rapat juga dihadiri oleh Bapak dan Ibu Hakim, Wakil Panitera, para Panitera Muda, Para Kasubag serta seluruh karyawan dan karyawati Pengadilan Negeri magelang Kelas IB

Adapun agenda rapat yang dibacakan oleh Notulen Rapat Bapak SUKAEDI, S.E. adalah sebagai berikut :

1. Yel-yel Zona Integritas

2. Pembacaan Evaluasi Rapat Bulan Februari 2019

4. Pembinaan dari Ketua, Panitera dan Sekretaris

5. Tanya jawab

6. Kesimpulan

7. Penutup.

 

Pembinaan Ketua

Ketua Pengadilan Negeri Magelang Bapak M. Djohan Arifin, S.H. menyampaikan :

-       Dengan dicanagkanya Pembagunan Zona Integrits maka pelayanan Pengadilan Negeri Magelang supaya lebih baik karena dengan adanya slogan WBK dan WBBM yang mengandung makna yang sangat mendalam maka kita harus benar-benar mencamkan seperti kita sudah disumpah sewaktu menjadi PNS maka harus melakukan aturan selurus-lurusnya.

-       Sepanjang pimpinan benar harus tetaplah ditaati.

-       Menghimbau jika ada penyimpangan-penyimpagan supaya dihentikan mulai detik ini karena semua yang melakukan penyimpangan sudah ada catatan di Bawas dan jika tidak ada perubahan akan dilakukan OTT

-       LHKPN harus sudah diisi paling lambat 31 Maret 2019

-       Menyampaikan amanat KPT Jateng mengenai izin tidak masuk kantor tidak diperkenagkan jika cuti masih ada, dan yang cuti habis bisa pakai ijin.

-       Beberapa SK yang sudah dibagikan mohon untuk dipelajari.

-       Mengenai Pengisian SIPP harus selalu memantau MIS agar bisa lebih berhati-hati termasuk mengenai Court Calender dilaksanakan secara bertahap begitu juga Panitera Pengganti dan Jurusita/Jutusita Pengganti agar selalu tertib dalam Pengisian SIPP

-       Mengenai PNBP supaya megacu PP No.5 Tahun 2019

Pembinaan Wakil Ketua

Wakil Ketua Pengadilan Negeri Magelang Ibu Sri Harsiwi, S.H., M.H. mengevaluasi laporan dari Hakim Pengawas Bidang yaitu bagian Hukum, Pidana, Perdata, Umum dan Keuangan, Kepegawaian, dan PTIP.

Menambahkan hal-hal yang disampikan KPN Yaitu

-       Segera melengkapi pengisian LHKPN

-       Untuk menghindari suap, dibuatlah pintu steril yang mana kala ada tamu yang baerkaitan dengan perkara sudah dibuatkan ruang tamu terbuka

-       April akan diadakan surveilance, para hakim pengawas yang belum membuat laporan 3 bulanan (triwulan) untuk segera dibuat

Pembinaan Panitera

Ibu Sri Yudhitiani, S.H. selaku Panitera Pengadilan Negeri Magelang menekankan supaya

-     Panitera Pengganti setelah sidang diusahakan langsung mengisi SIPP

-     Jurusita dan Jurusita Pengganti segera melaksanakan Delegasi

-     Akan diadakan Penataan Berkas Eksekusi di Ruang Arsip

-     Untuk Panitera Pengganti kalau mau meminutasi perkara supaya mengecek kelengkapan dengan cara melihat Aplikasi MIS

 

Pembinaan Sekretaris

Bapak Suatmadi, S.H. sebagai Sekretaris Pengadilan Negeri Magelang menghimbau:

-       Menghadapi Surveillance Akreditasi, Audit Internal dan SKM segera dilaksanakan

-       Adanya surat Sekma mengenai kebutuhan Jabatan Fungsional terakhir harus dikirim tanggal 15 April 2019 supaya segera dipenuhi

-       Untuk LHKPN segera dipenuhi

-     Untuk Ruangan-ruangan tidak dibolehkan adanya kursi tamu

Rapat juga memberikan kesempatan kepada peserta rapat untuk diskusi

Rapat ditutup oleh Moderator pukul15.40 WIB dan atas hasil kesimpulan rapat akan dibacakan pada rapat bulan selajutnya, kemudian acara dilanjutkan dengan Pamitan dan Pemberian Cindera Mata kepada Bapak Aryo Yudantoko Jurusita PN Magelang pindah tugas menjadi Jurusita PN Mungkid.